BLOG Citra Maja Raya

Citra Maja Raya: 5 Tahun Mendatang Kota Maja

Citra Maja Raya: 5 Tahun Mendatang Kota Maja

Citra-Maja-Raya.com, MajaGeliat Kota Maja yang terus tumbuh membuat berbagai investasi properti di kawasan memiliki potensi keuntungan yang sangat tinggi. Investasi properti adalah investasi yang sangat bergantung pada perkembangan kawasan di mana investasi properti tersebut berdiri.

Dalam hal perkembangan kawasan, Kota Maja memang sudah tak usah diragukan lagi. Pemerintah Pusat telah menetapkan Kota Maja sebagai salah satu prioritas pembangunan pada periode pembanguanan 2020-2024 melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) seperti tertuang dalam Peraturan Presiden Repupblik Indonesia (Perpres) Nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Januari 2020.

Untuk merealisasikan rencana ini, Pemerintah Pusat berencana mengucurkan dana pembangunan hingga Rp 100 Triliun untuk mengembangkan Kota Maja menjadi Kota Mandiri dan Distrik Kreatif di Banten.

Pertumbuhan Infrastruktur Transportasi

Untuk mendukung pengembangan Kota Maja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) komitmen melakukan percepatan pengembangan Kota Baru Maja.  Salah satu dukungan untuk mempercepat pengembangkan Kota Baru Maja adalah penanganan pembangunan jalan akses yang menghubungkan kawasan pertumbuhan di sekitarnya.

Pada tahun 2017 telah direncanakan pembangunan jalan akses Pamulang-Maja sepanjang kurang lebih 53 KM, namun dalam studi terbaru terdapat alternatif trase yang lebih pendek sehingga lebih murah dalam pelaksanaannya. saat ini Badang Pengembangan Wilayah Infrastruktur Wilayah (BPIW) telah merencanakan tiga alternatif pengembangunan jalan, antara lain Jalan Akses Maja ke Kawasan Industri Cikande sepanjang 6,3 KM, Jalan Akses Maja ke Rangkasbitung sepanjang 6,1 KM serta Jalan Akses Maja ke Jalan Tol Serpong-Balaraja sepanjang 8,1 KM.

Perumahan Citra Maja Raya juga mengadopsi perkembangan infrastruktur di Kota Maja. Salah satunya adalah dengan membangun akses melalui Transit Oriented Development (TOD). Di dalam kawasa Cita Maja Raya dibangun stasiun Commuter Line dengan Double Track yang memiliki rute hingga ke kawasan Jakarta dan Jabodetabek.

Untuk akses pendukung lainnya, warga Citra Maja Raya juga dapat mempergunakan akses tol Jakarta – Merak, tepatnya akses gerbang Tol Balaraja Barat. Dari gerbang ini, jarak yang dapat ditempuh hanya 20 Km dengan kondisi jalan yang sudah sangat baik, di mana kualitas jalan ini sudah cor beton dan lebar. Infrastruktur jalan utama ini sudah sangat baik berkat adanya program yang menjadikan kawasan Maja sebagai salah satu kawasan yang menjadi perhatian pemerintah sebagai kota baru publik seluas 10.000 hektar. Hal ini tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015-2019.

Akselarasi Pembangunan

Kota Maja diproyeksikan akan menjadi pusat ekonomi baru mendampingi akarta seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Hal ini diharapkan akan mengurangi beban kawasan Metropolitan dan sekaligus menjadi penyangga Jabodetabek dalam realisasi kawasan Megapolitan Jakarta-Bodetabek-Banten dan Bandung. Hal ini diakselerasi pemerintah lewat pembangunan jangka menengah.

Citra Maja Raya akan menjadi salah satu pusat pengembangan Kota Maja. Pengembangan Citra Maja Raya selaras dengan Rencana Strategis dan Program Kerja Pembangunan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2020-2024, yang salah satunya memprioritaskan pembangunan perumahan. Antara lain melalui program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Citra Maja Raya yang berkonsep TOD itu menjadikan Stasiun KRL Maja sebagai simpul transportasi utama. Simpul utama ini akan menjadi salah satu sentra mobilitas warga Kota Maja untuk terhubung ke berbagai kawasan di Jabodetabek. Akselarasi ini juga sejalan dengan visi Citra Maja Raya yang menghadirkan hunian terbaik di Kota Maja.

5 Tahun Mendatang Kota Mandiri Maja

Pembangunan infrastruktur yang pesat dan berbagai sentra ekonomi yang akan hadir di Kota Maja akan turut berkontribusi pada perkembangan Kota Maja dalam 5 tahun mendatang. Dengan hadirnya berbagai sentra ekonomi dan baikna infrastruktur tentu akan meningkatkan aktivitas ekonomi yang ada di Kota Maja. Peningkatan aktivitas ekonomi ini selalu berarti bertambahnya populasi melalui pendatang dan tingginya tuntutan properti pada sektor hunian.

Kehadiran populasi yang besar dan lapangan pekerjaan dengan munculnya berbagai sentra ekonomi turut juga mengundang para pemain besar pada industri properti di bidang ritel dan pusat perbelanjaan. Kota Maja pada 5 tahun mendatang akan banyak berubah dengan terus berkembangnya Kota ini menjadi Kota Mandiri yang setara dengan Tangerang dan BSDnya. Oleh karena itu, Citra Maja Raya menjadi salah satu pioneer dalam mengantisipasi potensi ini.

Nama pengembang, harga jual, lokasi strategis, konsep TOD, serta perkembangan kawasan merupakan pertimbangan utama dalam memulai investasi di bidang properti. Dalam hal konsep, Citra Maja Raya mengedepankan kemudahan moda dan akses transportasi, di mana moda transportasi masal kereta api commuter liner menjadi keunggulan proyek ini. Saat ini, Stasiun Maja yang menjadi gerbang proyek Citra Maja Raya sudah terbangun megah denan struktur bangunan dua lantai. Stasiun ini juga dilengkapi dengan teknologi access control, dimana para penumpang yang menggunakan moda ini harus menggunakan card system. (ADR).

imgWAchatYuk wa